Hancur saat kau bisik harapan.
Hancur saat kau katakan impian.
Senang saat kau puji aku.
Senang saat kau ulurkan tanganmu.
Berdiriku tatap langit tak bersinar.
Hanya kegelapan sang malam.
Merunduk ku sejenak tuk menarik nafasku.
Terbayang akan sepihan kilauan sinar ♈åŋƍ menyayat2 mataku.
Ku buka mataku dan berharap tuk langit bersinar lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar